Masih lanjutan cerita sebelumnya
Dalam rangka memenuhi janji, di food court Pasifica Balikpapan Plaza, kaka Alief dan Ara langsung memesan satu porsi fried chiken nya Texas yang paling ekonomis. Sambil melahap ayam gorengnya, ka Alief rupanya heran melihat mamahnya yang Cuma memandangi mesra wajah kedua anaknya. “Mah…kok mamah enggak pesan makanan?”. “Enggak ah..”. maksud hati sih mo nungguin mereka terutama Ara, biasanya nyisa, kan mubazir istilahnya. Menit berlalu, tapi tanda tanda “Sisaan” itu kelihatannya tidak akan terjadi, enggak ada pilihan lain karena si perut dah berteriak teriak tak mau kompromi, terpaksa saya order juga. Tak berapa lama “Mah..makasih ya aku sudah di beliin texas, kita kan enggak pernah kesini ya, trus aku masih mau…boleh enggak nambah lagi?”. Glek…hiks..seandainya mie goreng di depan mata ini bisa ku batalkan, beberapa detik kemudian otak mulai lagi ngerjain soal tambah tambahan dan pengurangan dan hasilnya “Yaa..boleh deh kak, tapi habis ini udah ya…uang mamah enggak cukup lagi, nanti kita enggak bisa pulang, ongkos angkotnya kurang”.
Tak berapa lama Alhamdulillah semua yang ada di depan mata tandas tak tersisa. Karena ini acara santai, kaka Alief sempat ngelanjutin baca komiknya, dan Ara sibuk dengan mainan barunya, nyuci tangan-sabunin lagi-keringkan tangan lagi, begitu terus di ulang ulang enggak keliatan bosan. Sementara si mamah sama dengan anak gadisnya, enggak bosan bosan memandangi takjub kedua buah hatinya.
“Mah…uang mamah masih ada berapa?”.
“Kan mamah udah bilang tadi, habis, kecuali untuk ongkos taxi, kalau kaka mau beli beli lagi boleh, tapi kita pulangnya jalan kaki”. He..he.. nada si mamah mulai keki.
“Aku sebenarnya cuma mau nanya mah, bukan mau beli lagi, mah sekarang jawab pertanyaanku, pilih salah satu ya, mamah sedih karena uang mamah sekarang habis, atau bahagia karena melihat anak anak senang?”. Halahhh..kirain tuh..Astagfirullah..makanya kalau anak ngomong di dengerin dulu, jangan di cut begitu aja…mbatinnn deh si mamah..enggak enak hati jadinya.
“Maaf kak, kirain kaka mo beli lagi, gimana ya, ya sedih juga uang mamah habis tapi bahagia juga karena anak anak senang”.
“Harus pilih salah satu mah enggak boleh dua duanya”
“Ya udah…mamah pilih.. hari ini mamah bahagia karena anak anak senang”, tapi masih di lanjutin dalam hati, tapi ya sedih juga uang mamah dah habis….he..he..
Apryl 2008